Arsip Fokus REDD

Fokus REDD

Kepemilikan lahan di hutan adalah soal keamanan pangan: Peneliti

LIMA, Peru — Hutan adalah tautan penting dalam rantai pangan, khususnya bagi perempuan, anak-anak yang berada dalam risiko kelaparan dan malnutrisi, demikian ditunjukkan hasil awal riset yang tengah dilakukan.

Hak lahan adalah faktor pendorong krusial...

Selengkapnya...

Pasar karbon REDD+ Indonesia perlu dilindungi dari ketidakpastian

Bogor, FORDA (3 February 2015)_ Luasnya hutan yang dimiliki Indonesia akan mampu menghasilkan kredit karbon yang besar. Meskipun demikian, pasar karbon REDD+ Indonesia perlu dilindungi dari ketidakpastian akibat risiko kebocoran dan ketidakpermanenan.

Hal ini diungkapkan...

Selengkapnya...

Kawasan lindung: Harta karun keragaman hayati & penyerapan karbon di bawah satu kanopi?

BOGOR, Indonesia—Ketika ahli biologi melihat hutan, mereka mungkin memikirkan jumlah spesies yang bisa dilestarikan. Ketika ahli iklim melihat hutan, mereka mungkin memikirkan seberapa banyak karbon yang bisa disimpan.

Sayangnya, jarang sekali, kedua sudut pandang itu bertemu...

Selengkapnya...

Hilangnya lahan gambut mengemisi karbon senilai 2.800 tahun dalam sekejap mata: Riset

BOGOR, Indonesia — Ilmuwan memonitor akumulasi di hutan lahan gambut Indonesia selama ribuan tahun memprediksikan bahwa jutaan ton karbon dioksida bisa dilepaskan ke atmosfer jika lahan ini terus digunduli, dikeringkan dan dibakar untuk perkebunan sawit...

Selengkapnya...

Perhitungan nilai ekonomi hutan sering mengabaikan keragaman hayati, temuan riset

BOGOR, Indonesia—Jika Anda perencana pemanfaatan lahan di negara tropis, bagaimana Anda memutuskan sebuah wilayah digunakan untuk mengembangkan pangan, melindungi keragaman hayati atau melindunginya untuk jasa lingkungan (seperti kontrol erosi atau polinasi)?

Alat ukur konvensional penilaian...

Selengkapnya...

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan luncurkan “Alat Sidik Cepat Pohon Penyerap Karbon”

Bogor, FORDA (24 Januari 2015)_ Dalam meningkatkan upaya mitigasi perubahan iklim melalui proses penanaman pohon yang memiliki daya serap karbon tinggi dan sesuai dengan topografi, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan...

Selengkapnya...

Kapasitas hutan perlu ditingkatkan untuk turunkan emisi karbon

BOGOR, FORDA (23/1/2014)_Penurunan emisi di sektor kehutanan dapat dilakukan dengan meningkatkan kapasitas hutan menyerap dan menyimpan karbon, serta konservasi karbon melalui tiga strategi mitigasi perubahan iklim sektor kehutanan. Hal tersebut diungkapkan oleh Ir. Ari...

Selengkapnya...

Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Desa : Contoh solusi konflik tenurial di Sulawesi Selatan

Makassar, FORDA (21 Januari 2015) _ Program Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Desa bisa menjadi contoh solusi konflik tenurial – konflik yang  terkait dengan penguasaan dan pemanfaatan lahan di dalam kawasan hutan oleh masyarakat di Sulawesi...

Selengkapnya...

Terbaik di 2014: Kajian global hutan, kemiskinan menggoyang dunia

Masyarakat Kwerba di Papua. Nining Liswanti/CIFOR

BOGOR, Indonesia—Pada Maret, Pusat Penelitian Kehutanan Internasional mempublikasikan kajian terlengkap yang ada hingga saat ini mengenai kaitan antara hutan dan penghidupan. Dalam sebuah rangkaian laporan penelitian yang dipublikasikan dalam edisi khusus Pembangunan Dunia, para peneliti menguji kebijaksanaan konvensional area...

Selengkapnya...

Jadi atau tidak, para pakar optimis akan kemajuan safeguards REDD+

LIMA, Peru—Meskipun tidak ada pergerakan mengenai masalah safeguards REDD+ di Lima bulan ini, para pakar di diskusi panel di Forum Bentang Alam Global yang digelar bersamaan dengan konferensi iklim PBB (COP20) menyatakan ada tawaran harapan kemajuan safeguards di lapangan di beberapa negara.

“Ini...

Selengkapnya...