Hasil Seminar, Workshop dan Pelatihan

Bimbingan Teknis SIDIK - Yogyakarta : SIDIK Perangkat Penyusunan Adaptasi Perubahan Iklim

21 Juni 2016
Yogyakarta, Indonesia
Bimbingan Teknis SIDIK - Yogyakarta : SIDIK Perangkat Penyusunan Adaptasi Perubahan Iklim

Kegiatan analisis dan identifikasi tingkat kerentanan merupakan langkah penting dalam menentukan prioritas lokasi dan jenis tindakan adaptasi perubahan iklim. Menyadari pentingnya tahapan tersebut, Kementerian LHK telah mengembangkan suatu sistem yang dapat mengeluarkan informasi berupa indeks tingkat kerentanan dengan satuan analisis terkecil desa. Sistem tersebut dinamakan SIDIK (Sistem Informasi Data Indeks Kerentanan). SIDIK dikembangkan agar konsep kerentanan dapat digunakan secara praktis dan secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam Peraturan Menteri LHK No. 33 tahun 2016, SIDIK dapat menjadi perangkat pendukung dalam penyusunan rencana/langkah adaptasi perubahan iklim, serta dalam pengarusutamaan adaptasi perubahan iklim ke dalam perencanaan pembangunan. Agar dapat dipahami dan dioperasionalkan oleh para pengguna, maka perlu diselenggarakan bimbingan teknis SIDIK.

Direktorat Adaptasi Perubahan Iklim menyelenggarakan bimbingan teknis SIDIK di Yogyakarta pada tanggal 21 Juni s/d 25 Juni 2016. Peserta bimbingan teknis adalah satuan kerja perangkat daerah yang terkait dengan perencanaan (Bappeda Provinsi), sektor kunci (Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan) Provinsi DIY, BLH (Kab. Gunung Kidul, Kab. Sleman dan Kab. Kulon Progo) , Balai PPI dan Karlahut Jawa Bali Nusra), BPKH Wilayah XI Yogyakarta, PPE Jawa, dan dari Akademisi (Pusat Studi Bendana UGM, Fakultas Pertanian - INTAN, LPPM - INTAN, Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM) serta dari NGO (APIKI). Narasumber terdiri dari Dit. Adaptasi PI, tim ahli dari CCROM, serta Departemen GFM Fak. MIPA IPB.

Dalam kata sambutannya, Kepala Balai Besar PBPTH, Dr. Moh. Mahfudz Mochtar, menyambut baik bimbingan teknis ini serta menyampaikan pentingnya SIDIK sebagai perangkat antisipasi dalam menghadapi Perubahan Iklim. Dalam kesempatan yang sama, Ir. Arif Wibowo, M.Sc., mewakili Direktur Adaptasi Perubahan Iklim menyatakan bahwa peran pemerintah daerah sangat penting dalam mengintegrasikan adaptasi perubahan iklim ke dalam perencanaan pembangunan. Selain kegiatan pembelajaran dan latihan di kelas, peserta BIMTEK diajak melihat dari dekat kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di salah satu lokasi Program Kampung Iklim (ProKlim).