Video

Flash is required!

Newsletter

Please fill in the information of your membership.

Masukkan email Anda untuk mendaftarkan newsletter

 

Indonesia dan Posisinya dalam REDDI Readiness Activities

21-05-10 04:01
Feature Headline

Pasca rangkaian acara COP – 13, Indonesia telah mengkomunikasikan konsep implementasi REDD Indonesia secara bertahap (phased-approach) yang terbagi atas 3 tahap: tahap persiapan, readiness phase, dan full implementation. Saat ini indonesia sudah berada dalam tahap readiness phase (2009-2010). Termasuk di dalamnya tahap sosialisasi dan konsultasi publik tentang REDDI Readiness Activities.

 

Konsultasi publik ini merupakan bagian dari proses penyiapan pelaksanaan REDDI-Readiness melalui program FCPF (Forest Carbon Partnership Facility), Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan selaku penanggung jawab Indonesia Forest Climate Alliance (IFCA) dan program FCPF.

 

Selain itu, kegiatan ini sendiri memang bertujuan untuk menghindari overlapping dengan kegiatan yang pernah ada. “Tindak lanjut aprrova memang perlu diadakan adjsuting demi menghindari overlapping dari kegiatan serupa yang pernah ada”, tutur ibu Nur Masripatin, Sekretaris POKJA Perubahan Iklim Kementerian Kehutanan. Menghindari overlapping supaya tidak perlu terjadi pengulangan.

 

Dalam konsultasi publik ini bahwa seluruh masukan akan menjadi bahan pertimbangan persiapan REDD di Indonesia. “Terutama karena REDD sendiri memang belum ada panduannya, secara umum memang banyak yang sudah memiliki pilot project, tapi itu hanya per site. Bukan berdasarkan acuan bersama”, jelas Mahfudh, Interim Technical Advisor.

 

Beberapa hal memang menjadi sandungan, karena belum adanya acuan secara umum. Sulitnya mencapai proses kesepakatan, dikarenakan adanya ketidak seimbangan posisi negosiasi, antara negara yang akan memberikan insentif pada negara berkembang. “posisi yang seimbang memang menentukan untuk mencapai kata sepakat, dan itu memang menjadi salah satu alasannya” imbuh Mahfudh.

 

Indonesia saat ini dalam proses persiapan REDDI, setelah COP 15, masih banyak hal yangharus dipersiapkan. Termasuk salah satunya pembentukan acuan internasional. Jika Indonesia bisa menentukan pola dalam REDD, maka hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan nanti di COP mendatang. (dianing, PILI)